Sabtu, 21 November 2015

Janu

Kapan aku mengenalmu? aku bahkan tak mencatatnya. Kapan aku dan kau bersama? aku bahkan juga tak mencatatnya. dulu bagiku kau tak berharga. dulu bagiku dirimu hanyalah sebuah permainan. tapi aku merasa aneh ketika dirimu meninggalkanku. Tiba-tiba saja, BLAM! hilanglah dirimu. aku mencarimu, mencari bayangmu mencari rasa cintamu. lalu kuanggap semua ini adalah perpisahan. kuanggap kita tak pernah bersama. Tapi rasanya aku begitu merana tanpa dirimu.

Mbak Antonim Tidak

Saya sering mengamati Anda. Memperhatikan setiap perilaku dan perjuangan Anda. Terkadang saya kagum sendiri, pertanyaan Anda selalu membuat saya tak mampu berkata kata. tertahan dikerongkongan. Bukannya saya tak memiliki jawaban. Tapi kata mbak Senja, saya terlalu takut pada Anda, mbak Antonim tidak. Kapan terakhir kata yang Anda ucapkan membuat saya jatuh bangun, sedang Anda berlari semakin jauh  meninggalkan saya. Mungkin saya sering tak mengerti apakah yang harus Anda lewati hingga Anda dapat berdiri disini. Akan tetapi tetap saja saya merasa sakit setiap kali Anda menegur saya, mbak Antonim tidak.

Saya mengerti, Anda menegur saya karena saya melakukan kesalahan dan saya mengerti itu memang salah saya. Saya berusaha sedewasa mungkin menerima apa yang Anda katakan pada saya. Menerima nasihat nasihat Anda. Tapi kadang saya bertanya tanya, perlukah Anda menyakiti perasaan saya? Bolehkah saya menyampaikan sesuatu pada Anda? Jika memang harus menghadirkan gersang dalam hati saya, Tak bisakan Anda hadirkan hujan didalamnya? Jangan berlari pergi.

Kamis, 12 November 2015

Syed Qaiser Majeed

    belum lepas kesedihanku karena ditinggal sahabatku, kini kekasihku meninggalkanku juga. aku bahkan tak tahu mengapa ia meninggalkanku. apakah karena aku tak terlalu cantik? karena aku terlalu bodoh? bahakan dipercakapan terakhir tiada pertengkaran yang berarti. yang seharusnya bukan menjadi masalah. tapi aku juga jadi bersyukur. mungkin ini sentilan dari Allah agar aku tidak pacaran lagi. agar aku selalu beribadah kepadaNya. Agar aku konsentrasi kuliah di UNS. aku benar benar merasa DAEBAK!

Rabu, 11 November 2015

arjunaku

pergilah
kepakkan sayapmu
terbanglah tinggi
apabila sayapmu patah
janganlah menyerah
datanglah padaku
biar disembuhkan

Sabtu, 24 Oktober 2015

Ismail

Namanya pernah hadir di bukuku
menghias setiap lembar
tentang angan bersamanya
tentang imajinasiku

namanya pernah hadir dalam hatiku
mengisi setiap kekosongannya
dengan cinta yang tak mampu kudevinisikan
mengusir sepi
hadirkan bahagia

namanya pernah hadir di dinding jiwaku
menjadi target istimewa yang harus ku capai
menjadi sebuahcita cita yang begitu tinggi
menjadi renungan hati

Namanya pernah hadir dalam lukaku
dalam keheningan yang amat dalam
dalam bisikanku pada malam yang sunyi
semoga ia bahagia
bersama gadis pilihannya

Sabtu, 17 Oktober 2015

Rasa

Diam dalam hampa
aku seperti tak mampu berkata

dan hanya tak merasakan apa apa

aku terdiam dalam hampa
membisu dan menutup mata
duniaku pun semakin gelap gulita
nuraniku pun semakin membuta

hadirkan padaku sebuah rasa
cahaya, engkau dimana?
kelam,  ada apa?
hujan, mengapa?


diamkan aku dalam hampa
hapus aku dari realita
hidupkan aku di fatamorgana
pecahkan aku seperti kaca
terbangkan luka
kedalam palung jiwa

diamlah dalam hampa!
angin, mengapa?
 hujan, ada apa?
cahaya, kau dimana?

Kamis, 15 Oktober 2015

Separuh jiwaku yang pergi

tertatih aku menata hati ini
aku didalam sebuah kegelapan
kehilangan yang dalam
dan waktu berhenti
ketika engkau tiada disisi

apa yang kau tinggalkan untukku
hanya sebuah kenangan
yang membuat hatiku semakin terasa perih
karena kepergianku buatku rindu

kapankah kau kembali?
akankah kau kembali?
dapatkah kau?
harapan palsu kubangun
buatku gila
menanamkan rasa benci pada takdir
 dan aku hidup dalam fatamorgana
aku sungguh gila

Merenung

Kata apa yang dapat aku ucapkan?
jika mulut ini telah mebisu
yang ada hanya hening

karya apa yang dapat aku ciptakan?
jika raga ini telah lumpuh
yang ada hanya kehampaan

lagu apa yang dapat aku dengar?
jika tuli telah merenggeut pendengaraan
yang kudengar hanyalah elegi

mengapa?
ada apa?
tiiba tiba hadir sebuah keraguan
tak mengerti darimana asalnya
blam
kuusir jauh
jauh sekali
tapi ia malah datang dan datang lagi
bertubi tubi tiada henti
bisukanku
tulikankku
lumpuhkanku
dan aku hanya dapat melihat
terdiam terpaku

3




Bila Malam Tiba
Tak kusangka
Begitu sedihnya aku
Begitu lelahnya aku
Tak kusangka

                Mengapa?
                Sedih ini karena apa?
                Aku bahkan semakin tak mampu
                Mengerti diri yang semakin abu abu ini
                Dalam kelamnya hari
                Mendungnya langit

Kuharap bukan kematian ini hadiahku
Kuharap bukan keputus asaan ini hidupku
Tapi kehidupan apa yang pantas untukku?
Asa apa yang aku miliki?

2




Hari Kemarin
Bila aku melihat hari kemarin
Aku seperti tulang yang berserakan
Mengotori jalanmu
Menjadi sangat tak berguna
Seperti sampah
Seperti limbah
                Bila aku melihat hari kemarin
                Melihat wajahmu penuh dengan bahagia
                Bersamanya, tertawa
                Seperti masa depanmu kan bahagia
                Cerah disinari matahari
                Hangat bersamanya
Bila aku melihat hari kemarin
Sesuatu yang wangi melewatiku
Itu baumu kan?
Kau adalah seseorang disana
Menatapku dengan seksama
Iya kan?
                Bila kau melihat hari kemarin
                Maka datanglah padanya
                Tapi bila kau melihat hari ini
                Maka datanglah padaku
                                                                                                                                Arini Izataki

1




 Aku Menepi
Jika saja hari masih fajar
Jika saja aku mampu mengejar
Tapi aku tak berlari
Hanya berdiam diri
                Mataku lagi lagi basah
                Angin lagi lagi mendesah
                Ada apa dengan diriku?
                Kaki ini seperti terpaku
Gemuruh badai tiba tiba terdengar begitu jelas
Apakah ini sebuah amarah?
Tiba tiba tanganku terasa kebas
Dan luka dihatiku semakin parah
                Mengapa kau hancurkan aku?
                Mengapa wahai air yang deras?
                Apakah karena cintaku?
                Atau hatimulah yang keras?
Seperti batu yang menghantam perahuku
Membuatku menepi darimu
Atau mungkin aku hanya menyerah
Bersama angin yang mendesah
                                                                                                Arini Izataki


kapan

wahai rembulan malam
yang cahaya terangi jiwa
tak menyakiti mata
lembut tak terkira menyapaku

wahai rembulan malam yang sejukkan hatiku
kapankah kitakan bersua
dijalinan kasih yang dalam
bersama melalui perjalan kehidupan
merangkai hari hari
dijalan Nya
dengan cinta kerana Nya

wahai rembulan malam, kekasihku
kutunggu hadirmu disisiku

Sabtu, 10 Oktober 2015

Aku

langit dengarkanlah teriakanku
aku mati dalam lautan manusia
tergerus dan menghilang
kacau balau fikirku
dan jiwaku yang terguncang

langit! dengarkanlah aku
aku ingin mati!
tak peduli dengan dosaku
aku hanya ingin mati, hari ini.
dan aku ingin bertemu dengan tuhanku. itu saja

aku dan segala dukaku

kemana aku harus pergi? tiada yang dapat menerimaku dimanapun aku hinggap. selalu saja, mereka berkata "jadilah seperti dia... itu mereka". tidakkah mereka mengerti? ini adalah aku, itu adalah mereka.  tidakkah mereka mengerti? kita memang bisa berjalan bersama, tetapi dengan kaki masing masing. ah.. sudahlah... orang orang selalu mengecamku dengan kata cengeng, tanpa mereka tahu apa sebenarnya luka yang kurasakan, tanpa tahu apa yang harus aku lewati hingga mencapai hari ini.

Kamis, 06 Agustus 2015

Seperti Luka Bakar

Aku berjalan menyusuri padang pasir
tiada bekal, tiada air
aku berjalan begitu jauh
hingga kakiku melepuh

sejauh mata memandang
tiada pohon nan rindang
yang kulihat hanyalah fatamorgana
kukira ada ternyata hanya tipuan mata

kau janganlah pergi
hatiku begitu gersang tanpamu
kau tetaplah di sini
aku begitu merindukanmu

genggamlah tanganku
berjalanlah bersamaku
jadilah pemimpinku
hiduplah bersamaku


Dia

Aku memiliki seorang kekasih hati. tetapi ia adalah orang jauh. aku bahkan belum pernah menemuinya. karena itu semua orang berkata "jauhi dia" tapi entah mengapa yang aku lakukan malah semakin dekat. aku menyadari ada banyak hal yang salah dalam hubungan kami. hubungan yang jika di bilang teman kita terlalu dekat. tapi kalau dibilang pacaran sudah endak bisa. aku mungkin terlalu mencintainya sebagaimana lagu mbak rosa yang terlalu cinta. rasanya jiwaku meledak ledak. apalagi jika sudah lama tak ada kabar. rasanya rindu itu meledak ledak di dalam jiwaku. aku hanya ingin seseorang disampingku. menjadai temanku seperjuangan dalam menghadapi dunia ini. aku hanya ingin sesosok lelaki yang mampu melindungiku dan mampu membimbingku dan membimbing keluarga menuju surga yang abadi. tapi, apakah ini di hatiku,mengapa aku begitu takut kehilangannya? karena tanpa ia, rasanya dunia ini begitu sepi. jiwa ini serasa begitu dingin. aku seperti merana kesebuah tempat yang bahkan aku tak tahu. rasanya aku ingin berteriak, bahwa aku begitu mencintainya, aku begitu peduli padanya. Ya Allah, Engkau menghendaki, satukanlah cinta kami hingga akhirat. Amin.

Rabu, 05 Agustus 2015

tak tahu manakah yang harus kupilih
jalan semakin banyak keloknya
dinding dinding tebal halangi pandangan
membuatku berada di sebuah labirin
yang sesat
yang menyesatkan

gelapnya hari
dinginnya malam
bingungnyya fikirku
membuatku hentikan langkah ini
dan mati

Kamis, 09 Juli 2015

Separuh Jiwaku yang Pergi

aku tak teringat kapan terakhir kalinya aku nonton naruto. tapi aku menyadari kalau aku tak pernah benar benar menghayatinya karena aku belum pernah merasakan, seseorang yang begitu berarti dalam hidup kita pergi. aku jadi teringat dimana naruto harus kehilangan seorang gurunya. terlepas dari sebuah ikatan itu sangat menyakitkan.seperti separuh jiwaku pergi meninggalkan jasadku dan berlari mengejarnya, sedangkan aku sadar bahwa sudah tak mungkin
lagi aku mengejarnya, karena ia telah berlari begitu cepat meninggalkanku. aku teringat dimana saat saat ia tersenyum melihat karyaku yang ambruadul tak keruan. tersenyum melihat karyaku yang bagus. mengatakan betapa berbakatnya aku. menyemangatiku disaat orang orang disekitarku yang terus terusan mengecamku. aku begitu sedih, melihatnya pergi. ia berlari begitu cepat, sampai sampai aku tak menyadari, darimana, kapan ia memulainya. sungguh, segala angan anganku dulu, sudah lebur menjadi debu karna kepergiaannya. tapi, aku harap, Allah menerimanya di sisiNya, di tempat yang terbaik di sisiNya pula.selamat jalan sahabatku, temanku, guruku. aku harap engkau bahagia di sana. amin.

Rabu, 10 Juni 2015

Taree Zamen Par

benar benar bintang indah
bersinar dengan sinar yang begitu terang
menjadi satu satunya yang mampu meraihku
diantara milyaran bintang indah lainya
hanya cahayamu yang meraihku

sungguh bintang yang indah
kehangatanmu menyentuh hatiku
aku tak pernah menyangka akan bertemu denganmu
bintang indah
hanya satu
dan cahayamu sentuhpalung jiwaku
yang terdalam

meski hanya sekejap
kuharap suatu hari nanti kita bertemu

Selasa, 02 Juni 2015

Masjid


aku adalah orang yang mendisain masjid diatas. masjid itu aku desai sedikit mirip dengan masjid yang pernah aku temui semasa smp. begitu menyejukkan dan menyenangkan. karena keinginanku utnuk kesana kembali, akupun mendisain dan membuat suasana terasa seperti disana pada saat pagi hari. meskipun aku bilang seperti, bukan berarti aku menjiplak. masjid yang aku temui tu hanyalah menjadi inspirasi, kesederhanaan, kesejukan dan kedamain plus kehangatannya. soal bentuk berbedalah...

Jatuh Cinta Semasa SMA Memang Aneh

Gambar diatas adalah gambar milik saya, dan saya sendiri ynng menggambarnya, walaupun saya sangat mengerti bahwa gambarnya tidak mirip sama sekali tapi yang jelas dia pernah membuat saya klepek klepek kehilangan akala sehat saya yang sudah lama gak sehat. aku gak perlu nyebuti nama. tapi dia adalah salah satu adik dari temanku. aku bertemu dengannya untuk pertama kali ketika dia masih kelas lima SD kalau gak salah. saya jatuh cintrong kepadanya ketika bulan puasa pada saat aksi Gaza di selasar. lalu pada suaatu hari saya meenembaknya DOR! (inilah yang memalukan) dan ternyata yang membaca pesan saya adalah pacarnya. saya bahkan tidak tahu kalau dia punya pacar. oh sakit menusuk hati. cintaku tertolak. :( aku sampai berbohong kepadanya bahwa aku hanya bercanda mengatakaannya. dengan alasan yang banyak sekali. Aku hanya tak ingin mengganggu mereka lagi. aku hanya hrus bersabar, OH Tuhan! tetep ajha aku waktu itu berharap mereka putus.. hahaha. aku sangat patah hati, dan semuanya kulampiaskan dengan berenang dikalitaman. Oh senangnya haat, hatiku cepat sekali sembuh hanya dengan berenang. Setelah berenang aku rela rela saja dia pergi dan menolak cintaku yang tidak suci ini. hahahah ngaco lagi aku. lalu setelah beberapa bulan aku patah haati, aku menemukan hati baru yang membuat pipiku merah merona. yaitu seseorang dibawa ini...
dia adalah temanku dari pakistan yang pernah membuatku berkeputusan untuk menjadi pacarnya, dan kami sempat pacaran selama 1 bulan. OMG! aku tahu kalau pacaran itu dosa. maka dari itu ketika akal sehatku kembali aku memutuskannya dan menjadikan temanku. dan sampai sekarang aku masih menunggunya datang kerumahku. OMG!

Senin, 02 Februari 2015

Ruang Tamu


Pergi Lagi

Jalanan ini begitu sempit
Membuat napasku terengah engah
Tertekan akan ketakutan yang dalam
Membuat jantungku hendak lepas
Karena ia berdebar begitu kencang

Kemana aku hendak pergi?
Jauh sudah aku dari rumah
Kemana aku hendak tinggal?
Pergi sudah aku dari kehangatan
Dimana aku? Apakah aku tersesat?

Tuhan!
Aku berdosa lagi
Mana mungkin aku kembali
dengan rasa takut yang menerkam ini
dan segala penyakit hati?
Mana bisa aku kembali?

Aku harus pergi!
Aku tak mau berdiam diri
hanya untuk menunggu sekaratku
lagi, aku pergi
Meninggalkan rumah tuaku
Jauh di belakang sana

Sabtu, 24 Januari 2015

heart attack

when will i take my chance?
it's my choices
but i can't make a choose
then i fall to a deep hurt

what happened to this?
why cant i just say something?
why dont you just say yes to me?
what happened to the sky?
why's everything become so dark?

if only i could i will take you
hold you in my hand
and i will throw away your pain
if you just realize how much i love you

but you leave me with this kind of hurt thing
you leave me with this loneliness
and it hurt me so
i can't stop my tears drops
i can't heal the pain inside of me

why did you leave me with this kind of heart attack?

Rabu, 21 Januari 2015

Berlianku

aku masih dapat melihat berlian indah itu
berkelap kelip diatasku
dilangit hitam yang kelam
yang pekat

mengapa harus malam ini?
mengapa aku harus melihatmu?
mengapa aku harus memandangmu?
berlian indah yang terbang meninggalkan bumi
hanya untuk tinggal dilangit yang kelam itu?

berjuta waktu ku habiskan untuk memandangi
mengapa kau tak kembali saja padaku?
mengapa kau melangkah begitu jauh dariku?
mengapa? hatiku terasa sakit sekali
seakan api membakar hatiku
badai memporak porandakan jiwaku
 aku seperti gila!

berlian indah yang disana
tidakkah kau ingat betapa aku mencintaimu?
apakah protesku ini terlalu salah?
menginginkanmu disampingku
sebagai bintangku
sahabatku
seseorang yang kusebut malaikat kecil
 

Senin, 19 Januari 2015

Rasa Terbakar Ini

Pernahkah kau mendengar tentang api?
Pernahkah kau menyentuhnya?
Perihkah rasanya?
Terluka kah tanganmu?

Jika kau pernah mendengar tentang api
jika memang kau pernah menyentuhnya
merasakan betapa perihnya
dan terlukanya luka yang menganga ini
kini kau bisa tahu kan?
perasaan yang membakar ini?

apakah kau pernah mengerti?
tentang perasaanku yang membakar jiwaku ini?
kau hanya berlenggak lenggok bahagia
meninggalkan aku yang terpaku melihat bayangmu

tak lihatkah engkau betapa sakitnya aku?
telah butakah engkau?
luka ini semakin menganga
kau goreskan pilu dalam hatiku yang terdalam

Kau berjalan maju
aku terpaku
kau tinggalkan aku bersama bayangmu
tanpa menengok kebelakang
kau hanya berjalan maju saja
tanpa memastikan
kau hanya tak peduli
dan menyisakan rasa yang membakar ini



Rabu, 14 Januari 2015

pergilah

terasa perih dihati
ada apa dengan diriku?
ah engkau lagi
mengapa kau lakukan ini padaku?

pernahkah kau mengerti perasaan seorang wanita?
yang matanya kan basah
meski bagimu ini hanyalah hal kecil
apakah kau nyakin?
apakah kau bisa mengatakan hal itu padaku?

Sungguh!aku tahu
tanpa kau harus membuat pengumuman
aku tahu! aku paham!
mengapa kau terus ingin membuatku menangis?

aku tak menangis
sama sekali
tapi hati yang kau remukkan ini
tak kan pernah kembali untukmu

Selasa, 13 Januari 2015

Ya, aku memang mencintaimu

Apakah aku salah?
yang aku katakan hanyalah sebuah kejujuran
dari dalam hati yang terdalam
ini hanyalah sekedar kejujuran

mata lelahku selalu terjaga
mengingatmu dalam diriku
terkadang membuatku lepas kontrol
membuatku seperti orang gila

terkadang berteriak sendiri
tersenyum sendiri
sudah kubilang aku sudah seperti orang gila
tak tahu kemana perginya diriku
aku seperti mengelana jauh sekali

Otakku selalu berteriak
Kau harus menjadi miliku!
aku ingin bersamamu
karena aku sangat mencintaimu!

tapi aku jadi teringat
tentang seseorang
dimana semua orang memanggilnya hello kitty
dimana ia hanya ingin bersama kekasihnya
tapi mimpi tak selalu sempurna kan?

jika memilikimu itu artinya melepasmu
jika bersamamu itu artinya meninggalkanmu
dan jika kebahagiaanmu itu bersamanya
buat apa aku bersusah payah?
cinta ini sudah tak mungkin dari awal kan?

Apa aku salah?
aku hanya berkata jujur
sakit hati ini melihatmu bersamanya
sedih jiwa ini
remuk hatiku
tapi jika bahagiamu bersamanya
apa yang kan kulakukan

Aku tahu
jika bukan dirimu
maka ada cinta lain
yang terbaik untukku