Sabtu, 17 Oktober 2015

Rasa

Diam dalam hampa
aku seperti tak mampu berkata

dan hanya tak merasakan apa apa

aku terdiam dalam hampa
membisu dan menutup mata
duniaku pun semakin gelap gulita
nuraniku pun semakin membuta

hadirkan padaku sebuah rasa
cahaya, engkau dimana?
kelam,  ada apa?
hujan, mengapa?


diamkan aku dalam hampa
hapus aku dari realita
hidupkan aku di fatamorgana
pecahkan aku seperti kaca
terbangkan luka
kedalam palung jiwa

diamlah dalam hampa!
angin, mengapa?
 hujan, ada apa?
cahaya, kau dimana?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar