Kamis, 06 Agustus 2015

Seperti Luka Bakar

Aku berjalan menyusuri padang pasir
tiada bekal, tiada air
aku berjalan begitu jauh
hingga kakiku melepuh

sejauh mata memandang
tiada pohon nan rindang
yang kulihat hanyalah fatamorgana
kukira ada ternyata hanya tipuan mata

kau janganlah pergi
hatiku begitu gersang tanpamu
kau tetaplah di sini
aku begitu merindukanmu

genggamlah tanganku
berjalanlah bersamaku
jadilah pemimpinku
hiduplah bersamaku


Dia

Aku memiliki seorang kekasih hati. tetapi ia adalah orang jauh. aku bahkan belum pernah menemuinya. karena itu semua orang berkata "jauhi dia" tapi entah mengapa yang aku lakukan malah semakin dekat. aku menyadari ada banyak hal yang salah dalam hubungan kami. hubungan yang jika di bilang teman kita terlalu dekat. tapi kalau dibilang pacaran sudah endak bisa. aku mungkin terlalu mencintainya sebagaimana lagu mbak rosa yang terlalu cinta. rasanya jiwaku meledak ledak. apalagi jika sudah lama tak ada kabar. rasanya rindu itu meledak ledak di dalam jiwaku. aku hanya ingin seseorang disampingku. menjadai temanku seperjuangan dalam menghadapi dunia ini. aku hanya ingin sesosok lelaki yang mampu melindungiku dan mampu membimbingku dan membimbing keluarga menuju surga yang abadi. tapi, apakah ini di hatiku,mengapa aku begitu takut kehilangannya? karena tanpa ia, rasanya dunia ini begitu sepi. jiwa ini serasa begitu dingin. aku seperti merana kesebuah tempat yang bahkan aku tak tahu. rasanya aku ingin berteriak, bahwa aku begitu mencintainya, aku begitu peduli padanya. Ya Allah, Engkau menghendaki, satukanlah cinta kami hingga akhirat. Amin.

Rabu, 05 Agustus 2015

tak tahu manakah yang harus kupilih
jalan semakin banyak keloknya
dinding dinding tebal halangi pandangan
membuatku berada di sebuah labirin
yang sesat
yang menyesatkan

gelapnya hari
dinginnya malam
bingungnyya fikirku
membuatku hentikan langkah ini
dan mati