Seperti Seorang Kekasih
tertidur di bawah pohonmenanti angin menerpa wajahku
mengelus lembut kepalaku
dan semakin terlelap dalam mimpiku
tertidur di bawah pohon
sendirian tanpa aku peduli
seperti hanya aku
seperti hanya kamu
lima hari aku menanti
tanpa sedikitpun makanan
tanpa setetes air
hanya aku yang tertidur
dibawah pohon yang rindang
dengar dedaunan yang bersorak ria
telingaku lambat laun telah tuli
mataku telah buta
lidahku berasa hambar
tanganku serasa kebas
kakiku seperti terpaku
lambat laun aku menghilang
pelan namun pasti
aku mulai lupa
kalau aku masih harus hidup
angin yang sepoi sepoi
temani dia yang kesepian
si pohon yang selalu terjaga
untuk melihatku
untuk lindungiku
dan langit jadilah saksi
sahabatku sipohon
sebentar lagi kan mati bersamaku
dan jadilah saksi akan pengorbanannya
karena aku tertidur di bawahnya
dan tak menyaksikan apapun