Rabu, 06 April 2016

Seperti Seorang Kekasih

tertidur di bawah pohon
menanti angin menerpa wajahku
mengelus lembut kepalaku
dan semakin terlelap dalam mimpiku

tertidur di bawah pohon
sendirian tanpa aku peduli
seperti hanya aku
seperti hanya kamu

lima hari aku menanti
tanpa sedikitpun makanan
tanpa setetes air
hanya aku yang tertidur
dibawah pohon yang rindang
dengar dedaunan yang bersorak ria

telingaku lambat laun telah tuli
mataku telah buta
lidahku berasa hambar
tanganku serasa kebas
kakiku seperti terpaku

lambat laun aku menghilang
pelan namun pasti
aku mulai lupa
kalau aku masih harus hidup

angin yang sepoi sepoi
temani dia yang kesepian
si pohon yang selalu terjaga
untuk melihatku
untuk lindungiku
dan langit jadilah saksi
sahabatku sipohon
sebentar lagi kan mati bersamaku
dan jadilah saksi akan pengorbanannya
karena aku tertidur di bawahnya
dan tak menyaksikan apapun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar