Kamis, 15 Oktober 2015

Merenung

Kata apa yang dapat aku ucapkan?
jika mulut ini telah mebisu
yang ada hanya hening

karya apa yang dapat aku ciptakan?
jika raga ini telah lumpuh
yang ada hanya kehampaan

lagu apa yang dapat aku dengar?
jika tuli telah merenggeut pendengaraan
yang kudengar hanyalah elegi

mengapa?
ada apa?
tiiba tiba hadir sebuah keraguan
tak mengerti darimana asalnya
blam
kuusir jauh
jauh sekali
tapi ia malah datang dan datang lagi
bertubi tubi tiada henti
bisukanku
tulikankku
lumpuhkanku
dan aku hanya dapat melihat
terdiam terpaku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar