Kamis, 27 Februari 2014

SATU TETES AIR

jika aku melihatmu
jika aku memandangmu
semuanya hanya jika
aku tak pernah melihatmu ataupun memandangmu.

aku tak pernah tahu sehebat apa engkau
yang sesungguhnya
semuanya hanya sekedar pernah mendengar
lalu siapakah engkau?

aku hanya menyakinimu pernah ada
aku hanya menyakinimu hadir di hidupku
tapi siapakah engkau?
mengapa aku tak mampu melihatmu?
mengapa aku tak mampu memandang mu?

langit langit menangis
bumi merasa lelah
jiwa jiwa mulai melupakan
lalu siapakah engkau?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar